FORJA Jurnalis Kabupaten Tangerang Bagikan Masker di Wilayah Zona Merah

jurnalis
Kegiatan Forja Jurnalis bersama Forkopimcam wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, dan Paskibraka, membagikan masker dan hand sanitizer berlokasi di Pasar Modern Kelapa Dua, Senin (21/02/2022).

BANTEN, INDOtayang.COM — Forum Kerja (Forja) Jurnalis Kabupaten Tangerang  menggelar aksi membagikan masker dan hand sanitizer di wilayah yang memiliki tingkat kasus aktif tertinggi Covid-19 (zona merah) yaitu Kecamatan Kelapa Dua, Senin (21/02/2022).

Kegiatan itu dilakukan Forja bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, dan Paskibraka, berlokasi di Pasar Modern Kelapa Dua.

Berdasarkan data Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 dari web resmi [email protected] update Senin 21 Februari 2022 pukul 13:21:00 mencatat, bahwa untuk wilayah Kecamatan Kelapa Dua kasus konfirmasi Covid-19 sejumlah 9.738 kasus.

Dengan rincian konfirmasi dirawat 77, konfirmasi isolasi 1.638, konfirmasi sembuh 7.953, dan meninggal dunia 69 kasus.

Camat Kelapa Dua Prima Saras Puspa mengatakan, bahwa lonjakan kasus aktif Covid-19 di wilayahnya terjadi lantaran tingginya mobilitas perjalanan warga dalam negeri, dan perjalanan luar negeri.

“Karena ini adalah wilayah yang sangat aktifitas tinggi. Dan yang terpapar banyak memang dari perjalanan dalam negeri,” ungkap Prima.

Lantaran itu, kata dia, pihaknya terus berupaya melakukan pengendalian dan pencegahan Covid-19 di wilayahnya, dengan mengingatkan warga masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat.

“Pandemi belum usai. Covid itu masih ada. Karena itu, kami terus mengingatkan warga agar tidak abai protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari,” ujar Camat.

Camat juga menyampaikan terima kasih kepada Forja Jurnalis Kabupaten Tangerang atas kerja sama melakukan pencegahan dengan membagikan masker serta hand sanitizer atau pembersih tangan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini penting, sebagai upaya pengendalian, dan pencegahan penularan Covid-19 yang lebih luas lagi di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten,” katanya.